Oleh : Madyaningrum (Mahasiswa Kajian Pariwisata UGM)
Wisata bahari Indonesia terus memikat dunia, namun rentetan kecelakaan fatal sepanjang tahun 2024 hingga 2025 di destinasi wisata snorkeling seperti Gili Air, Nusa Penida, Labuan Bajo menjadi pengingat bahwa aspek keselamatan masih sering terabaikan. Snorkeling harusnya menjadi aktivitas yang menyenangkan, bukan berakhir tragis. Dalam mewujudkan wisata yang benar-benar aman dan nyaman, kita perlu melihat fakta dan menerapkan solusi yang lebih ketat.
Realita di lapangan bukan sekedar kurang terampil, namun banyak yang menganggap kecelakaan snorkeling hanya disebabkan oleh ketidakmampuan berenang. Fakta di lapangan menunjukkan faktor yang jauh lebih kompleks, yaitu:
- Faktor kesehatan, berdasar jurnal internasional penyakit kardiovaskular menyumbangkan 41% dari kematian saat snorkeling. Banyak wisatawan berusia 70 tahun an atau mereka yang mempunyai kondisi medis bawaan tidak menginformasikan riwayat kesehatannya kepada operator wisata.
- Kurangnya pengalaman dan pengawasan yang lemah merupakan pemicu utama. Wisatawan yang tidak familiar dengan kondisi lokasi menyumbang 73% dari kasus fatalitas.
- Faktor lingkungan seperti gelombang yang tinggi, arus yang kuat dan peralatan snorkeling yang tidak terawat seringkali memperburuk keadaan bila terjadi kepanikan.
Solusi realistis demi keamanan bersama
Keamanan dan keselamatan bukan hanya tanggung jawab pemandu, tapi merupakan kolaborasi antara wisatawan dan penyedia jasa. Langkah konkret yang harus diambil yaitu:
- Skrining kesehatan sebelum aktivitas snorkeling. Operator wajib menyediakan formulir penilaian kesehatan mandiri yang diisi oleh wisatawan, terutama bagi wisatawan yang paruh baya dan memiliki riwayat penyakit kronis.
- Edukasi dan briefing wajib oleh pemandu. Tidak ada wisatawan yang masuk ke air tanpa pengarahan keselamatan yang jelas mengenai cara menggunakan peralatan, memahami arus, memahami lingkungan bawah air dan memahami prosedur darurat.
- Penerapan buddy system (sistem teman) agar wisatawan tidak berenang sendirian. Pengawasan yang ketat dari pemandu yang kompeten sangat krusial bagi pemula.
- Standarisasi peralatan juga tidak kalah penting. Pemeliharaan yang teratur dan penggunaan snorkel yang tepat untuk mengurangi risiko hipoksia.
Menikmati keindahan bawah laut Indonesia adalah hak setiap wisatawan, namun keselamatan adalah kewajiban yang mutlak. Dengan meningkatkan pendidikan tentang risiko kesehatan, memastikan pengawasan yang tepat untuk wisatawan dan profesionalisme standar operasional dari penyedia jasa, snorkeling bisa kembali menjadi aktivitas yang aman, nyaman, dan menyenangkan bagi siapa saja.
Lampiran: Bukti empiris tentang kecelakaan snorkeling
| Waktu | Lokasi | Kejadian |
| Des 2024 | Gili Air, Lombok https://suarantb.com/2025/01/02/snorkeling-di-gili-air-wisatawan-asal-jateng-ditemukan-meninggal/ | Wisatawan domestik asal Wonogiri, Jawa Tengah, diduga tenggelam dan ditemukan meninggal dunia setelah melakukan aktivitas snorkeling.sempat dibawa ke puskesmas Nipah. |
| Feb 2025 | Nusa Penida, Bali https://www.facebook.com/koranbaliexpress/posts/maut-di-manta-point-turis-korea-selatan-meninggal-mengambang-mana-jaminan-keaman/1402468245253625/ | Turis Korea Selatan Meninggal Mengambang setelah 10 menit menceburkan diri ke air. Sempat CPR namun MD saat di Klinik. |
| Maret 2025 | Nusa Penida, Bali https://fypmedia.id/dev/public/tragedi-bali-perahu-snorkeling-terbalik-1-turis-tewas | Kapal Sea Dragon terbalik saat gelombang tinggi. Anna Maree turis Canberra terlempar, pingsan & MD. |
| Mei 2025 | Bengkulu | Kapal wisata KM Tiga Putra yang membawa wisatawan tenggelam akibat cuaca buruk, mengakibatkan korban jiwa, yang menyoroti risiko keselamatan kapal wisata. |
| Juni 2025 | Gili air, Lombok https://www.detik.com/bali/nusra/d-7955977/wn-australia-tewas-saat-snorkeling-di-gili-air-lombok-utara#:~:text=Warga%20negara%20(WN)%20Australia%20berinisial,Lombok%20Utara%2C%20AKP%20Punguan%20Hutahaean.&text=Punguan%20menuturkan%20DR%20tiba%2Dtiba,usianya%20yang%20menginjak%2072%20tahun.&text=%22Korban%20diduga%20mengalami%20serangan%20mendadak,kondisi%20fisik%2C%22%20terang%20Punguan.&text=%22(Jenazah)%20masih%20di%20Rumah,kemudian%20hari%2C%22%20jelas%20Punguan. | Wisatawan asal Australia berinisial DR (72) meninggal saat snorkeling di depan Hotel Sandy Beach, Gili Air. Korban dilaporkan pingsan di air dan diduga mengalami serangan jantung, diperparah dengan riwayat penyakit parkinson. |
| Agustus 2025 | Labuan Bajo, NTT https://travel.kompas.com/read/2025/08/14/084700127/tour-guide-di-labuan-bajo-tewas-saat-snorkeling-ini-kronologinya#:~:text=Apa%20yang%20terjadi?,Hamparan%20Pulau%20dari%20Atas%20Bukit | Seorang pemandu wisata (tour guide) senior tewas saat mendampingi wisatawan snorkeling. Korban sempat dievakuasi ke tender boat dan diberikan CPR, namun dinyatakan meninggal, diduga akibat serangan jantung. |