Elaborasi Ketimpangan Ekonomi, Rente Ekstraktif, dan Oligarki Politik di Indonesia

Desy Marianda Arwinda, S.Pd., ( Founder Catch Climate Up dan Delegasi Republik Indonesia di COP29 UNFCCC, Baku, Azerbaijan) Paradoks pembangunan ekonomi di Indonesia kian hari kian menunjukkan polarisasi yang mengkhawatirkan. Disatu sisi, indikator makroekonomi sering kali diagungkan sebagai potret keberhasilan pertumbuhan nasional. Namun, disisi lain, jika tabir angka agregat tersebut dibuka, akan tampak jurang pemisah yang … Read more

Kerusakan Lingkungan dan Spirit Kebangkitan Nasional

Ir. Mohammad Muttaqin Azikin, S.T., IPM. (Pemerhati Tata Ruang dan Lingkungan pada Ma’REFAT INSTITUTE Sulawesi Selatan serta Pembelajar Pengelolaan Lingkungan Hidup (PLH) di Sekolah Pascasarjana UNHAS Makassar). Beberapa tahun terakhir, Indonesia  terus dilanda berbagai bencana. Data dari Badan Penanggulangan Bencana Nasional (BPNB) menunjukkan tren peningkatan kejadian bencana alam. Sepanjang tahun 2024, ada 2107 kejadian bencana. … Read more

Menatap Papua, Meratap Luka: Refleksi Atas Film “Pesta Babi” dan Dekadensi Demokrasi di Indonesia Lewat Sudut Pandang Ekologi Manusia

Algonz Dimas B. Raharja, M.Sc. (Pascasarjana Departemen Ilmu Lingkungan, Universitas Gadjah Mada Yogyakarta) “On the other hand, however, Indonesian democracy has ‘and underside’. The bureaucracy and political system remain haunted by endemic corruption. Disconcertingly, corruption even reaches into the anti-corruption institutions themselves. The rule of law is controlled by and oligarchic elite, and the political … Read more

Refleksi 28 tahun Reformasi; Runtuhnya Moral Aktifis Dalam Pusaran Kekuasaan

Muchamad Yuliyanto, S.Sos., M.Si. ( FISIP Undip Semarang, Pemerhati dan Peneliti Dinamika Sosial Politik, Demokrasi dan Pembangunan Daerah di Jawa Tengah. Aktifis Mahasiswa era 1990-an ) “Dulu kau lantang meneriakkan moralitas anti KKN di jalanan, kini saat kau duduk di kursi kekuasaan, kemanakah etika moralmu itu?”                   Penangkapan Wamenaker Emmanuel Ebennezer (Noel) dalam  OTT KPK … Read more

Konstitusi yang Haus: Ketika Degradasi Lingkungan Menggerus Rule of Law dan Demokrasi 

Desi Arisanti, S.H., M.H. (akademisi hukum dan perantau dari Tana Ugi’ yang kini menetap di Kutai Kartanegara)         Melihat judul  Dari Degradasi Lingkungan ke Disrupsi Ekonomi: Risiko Sistemik bagi Demokrasi Indonesia, saya merasa terpanggil untuk merenung. Judul itu saja sudah memaksa kita mengakui bahwa krisis ekologi bukan lagi soal lingkungan, tapi soal nasib demokrasi itu … Read more

Paradoks Batu Bara: Pertumbuhan Ekonomi dan Kerentanan Fiskal Kalimantan Timur

Dr. Listya Endang Artiani, S.E., M.Si. (Dosen dan Peneliti Universitas Islam Indonesia) Kalimantan Timur selama bertahun-tahun dikenal sebagai salah satu pusat industri batu bara terbesar di Indonesia. Kekayaan sumber daya alam tersebut menjadikan daerah ini sebagai penopang penting perekonomian nasional, terutama melalui ekspor energi dan penerimaan negara dari sektor pertambangan. Di tingkat daerah, batu bara … Read more

TANA’ ETAM DAN NALAR ADAT: REKONSTRUKSI KONSTITUSIONALISME EKOLOGIS DARI YUPA UNTUK IKN

Membaca 1600 Tahun Jejak Hukum Kutai Martadipura dalam Rangka Membangun Ibu Kota Nusantara. Oleh : Desi Arisanti, S.H., M.H.      Sebagai akademisi hukum dan perantau dari Tana Ugi’ yang kini menetap di *Kutai Kartanegara*, saya memandang pemindahan Ibu Kota Nusantara bukan sekadar proyek administratif, melainkan momentum konstitusional untuk menguji konsistensi negara dalam mewujudkan Green Constitutionalism. … Read more

Urgensi Islam Transformatif – Inklusif Dalam Bingkai Keindonesiaan

Oleh : Muchamad Yuliyanto,S.Sos,M.Si (FISIP Universitas Diponegoro Semarang)             Mendiskursuskan dinamika sosial agama dan negara selalu menarik perhatian publik. Apalagi ketika pembahasan tidak luput menengok perjalanan sejarah suatu negara, seperti halnya Indonesia saat ini. Kita amat beruntung sebagai bangsa conditio sine quanon alias mendapatkan  takdir Tuhan dalam wujud kehidupan masyarakat maupun berbangsa yang  majemuk (plural … Read more

Rekonstruksi Paradigma Hukum Hijau: Transformasi Konstitusionalisme Ekologis dalam Pengelolaan Wilayah Kepulauan

Oleh : Muhammad Syaiful Anwar, S.H., LL.M (Dosen FH Universitas Bangka Belitung) Indonesia secara teoretis telah memancangkan diri sebagai negara yang menganut prinsip Green Constitution. Hal ini ditegaskan dalam Pasal 28H ayat (1) UUD NRI 1945 yang menjamin hak atas lingkungan hidup yang baik dan sehat sebagai hak asasi manusia yang tak tergerus. Namun, dalam … Read more

Titik Nadir Hutan Kita: Menguji Komitmen Global di Atas Tanah Adat Kalimantan Tengah

Oleh : Desy Marianda Arwinda, S.Pd. (Founder Catch Climate Up dan Delegasi Republik Indonesia di COP29 UNFCCC, Baku, Azerbaijan) Meskipun ada perjanjian internasional seperti Declaration of Glasgow Leaders’ on Forests and Land Use, kondisi hutan di seluruh dunia masih berada di bawah tekanan yang signifikan. Jutaan hektar hutan primer tropis akan hilang di seluruh dunia … Read more