Perempuan di Pusaran Pangan: Meneguhkan Resiliensi, Menegosiasi Ulang Relasi Kuasa

Elis Nurhayati, S.Ag., M.Hum., M.P.P. Pendiri Daya Data Komunitas & Peneliti Riset Estungkara Kemitraan Di Indonesia, tak ada yang lebih politis daripada urusan perut. Presiden datang dan pergi, tetapi pangan tetap menjadi agenda besar negeri ini. Soekarno pernah mengingatkan dengan lantang: “Stomach cannot wait!”. Kalimat yang sederhana namun mengandung pesan kuat: lapar dapat mengguncang negara, … Read more

Food Estate Dadahup Perspektif Women, Gender Relations, and the Food Regime Catatan Kritis dari Praktisi Pangan Indonesia

Oleh: Muhammad Adri Waskito Praktisi Food Supply Chain Indonesia dan UK, Studi Kasus: Food Estate Dadahup & Perkembangannya di Era Pemerintahan Prabowo Subianto Pendahuluan Sebagai seseorang yang pernah bekerja dalam ekosistem BUMN Holding Pangan di Indonesia dan kemudian berkecimpung dalam Food Supply Chain di London, saya melihat langsung bagaimana pembangunan pangan modern sering mengadopsi logika … Read more

Refleksi Ekofeminisme: Menjalin Kembali Harmoni Perempuan dan Alam dalam Tantangan Global dan Aksi Lokal

Oleh : Elis Nurhayati, S.Ag., M.Hum., MPP. Master kebijakan publik dan direktur eksekutif Daya Data Komunitas “Kalau Tidak Ada Air, Tidak Ada Tanah, Tidak Ada Hutan, Tidak Ada Batu, Kami Tidak Bisa Bertahan Hidup.”- Aleta Baun Di jantung Nusa Tenggara Timur, seorang perempuan berbalut tenun tradisional memimpin perlawanan yang menggetarkan kekuasaan perusahaan tambang. Aleta Baun, atau … Read more

Ekofeminisme dan Pembangunan

Oleh: AMINUDDIN, S.Pd., M.M., Ph.D. Universitas Pejuang Republik Indonesia Makassar Short course Certified of Enviromental Management Leadership (C.EML) batch 5 yang dilaksanakan oleh Assosiasi Peneliti Studi Kalimantan, dimulai pada hari Sabtu tanggal 1 November 2025 memberi pengalaman berarti buat saya yang baru pertama kali mengenali apa itu ekofeminisme. Pemateri pertama Ibu Irene Natalia Lambung dari Universitas Palangkaraya … Read more

Perempuan di Garda Depan Kepemimpinan Lingkungan Berkelanjutan

Oleh: Rina Sahfitri, S.E. UIN Antasari Banjarmasin Dalam wacana pembangunan berkelanjutan, sering kali perempuan hanya ditempatkan sebagai “korban” perubahan iklim bukan sebagai pemimpin yang berdaya. Padahal, pengalaman dan kearifan perempuan dalam mengelola sumber daya alam justru menjadi salah satu kekuatan penting dalam menjaga keseimbangan lingkungan. Karena dalam kedekatan ini, perempuan lebih peka terhadap perubahan lingkungan sekitar, menjadikan … Read more

Dari Pengendalian ke Pemanfaatan: Paradigma Baru Pengelolaan Gulma di Indonesia

Oleh: Andi Ashari, S.Kom. MTA, C.EML, CCSME. Praktisi Lapangan – Program Desa Devisa (UNIVERSITAS ISLAM MAKASSAR) Dalam sistem pertanian konvensional, gulma sering di anggap sebagai musuh utama tanaman dikarenakan dapat mengaggu pertumbuhan dan bersaing dalam memperebutkan unsur hara, air, cahaya, dan ruang tumbuh. Pandangan ini melahirkan pendekatan untuk memberantasnya dengan sebutan “pengendalian gulma”, baik secara kimiawi, mekanis, … Read more

Ekofeminisme dan Kepemimpinan Lingkungan: Krisis Pangan Adalah Krisis Keadilan Gender

Oleh Elis Nurhayati, Pendiri Daya Data Komunitas & Peneliti Riset Estungkara Kemitraan Sesi perdana Short Course Certified of Environmental Management Leadership (C.EML)Batch 5, yang diselenggarakan oleh Asosiasi Peneliti Studi Kalimantan (APSKAL) pada 1November 2025, menghadirkan Irene Natalia Lambung, Ketua Badan Eksekutif KomunitasSolidaritas Perempuan Mamut Menteng (SPMM) dari Universitas Palangka Raya. Dengantema “Ekofeminisme dan Kepemimpinan Lingkungan … Read more

Krisis Pangan dan Keadilan Gender

Oleh: Muhammad Adri WaskitoPraktisi Food Supply Chain Indonesia dan UK Sebagai seseorang yang pernah bekerja di lingkungan BUMN Holding Pangan, saya seringmenyaksikan secara langsung betapa kompleksnya persoalan pangan di Indonesia. Di ataskertas, konsep food estate seperti yang dikembangkan di Dadahup, Kalimantan Tengah tampakmenjanjikan: lahan ribuan hektar yang dikelola secara modern, terintegrasi dari hulu ke hilir,dengan … Read more

Perempuan Bangkit [Tanpa] Mengabaikan Laki-Laki

Oleh: Dr. Muhammad Said, S.Sos.M.Si. Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda Pengetahuan yang berbasis aktivisme selalu menarik. Ia tidak berjarak antara narasi dan praktik. Ia langsung berdampak. Ia mampu menghubungkan pengetahuan dengan tindakan dan perubahan sosial. Setidaknya pelajaran pertama ini adalah refleksi kritis dari materi ekofeminis dan kepemimpinan lingkungan berkelanjutan di Short Course Batch 5 APSK pada hari … Read more

Peran Serta Pemuka Agama Dalam Pelestarian Alam

oleh : Maudy Sandra S. S. (Nasionalis Cyber Indonesia (NCI)    Sungguh suatu peran yang sangat penting, para pemuka agama dalam menyampaikan betapa krusial upaya pelestarian sumber daya alam, yang harus disampaikan melalui mimbar khotbah. Belakangan ini, banyak kita ketahui dari berita mainstream dan media sosial, betapa banyak luka mendalam, di berbagai daerah yang memiliki kawasan pertambangan. … Read more