THE INTERNATIONAL CONFERENCE ON SOUTHEAST ASIAN STUDIES (ICSEAS) 2026

“Kalimantan at the Heart of Southeast Asia: Connecting Indigenous Knowledge, Sustainability, and Regional Transformation.” Mari bergabung dalam forum akademik internasional yang mempertemukan para peneliti, dosen, mahasiswa, praktisi, pembuat kebijakan, dan pemerhati Asia Tenggara untuk mendiskusikan berbagai isu strategis mengenai masyarakat, budaya, lingkungan, pembangunan berkelanjutan, serta transformasi kawasan. ๐Ÿ“… Tanggal Konferensi4โ€“5 November 2026 ๐Ÿ“ VenueGrand Continental … Read more

THE INTERNATIONAL CONFERENCE ON SOUTHEAST ASIAN STUDIES (ICSEAS) 2026

“Kalimantan at the Heart of Southeast Asia: Connecting Indigenous Knowledge, Sustainability, and Regional Transformation.” Mari bergabung dalam forum akademik internasional yang mempertemukan para peneliti, dosen, mahasiswa, praktisi, pembuat kebijakan, dan pemerhati Asia Tenggara untuk mendiskusikan berbagai isu strategis mengenai masyarakat, budaya, lingkungan, pembangunan berkelanjutan, serta transformasi kawasan. ๐Ÿ“… Tanggal Konferensi4โ€“5 November 2026 ๐Ÿ“ VenueGrand Continental … Read more

Ketika Kepercayaan Bertahan Melampaui Kekuasaan: Belajar dari Masyarakat Adat Dayak Iban Sungai Utik, Kalimantan Barat

Adiyono M., ST., M.M., (Praksi dan pemerha di bidang Human Capital, Legal, Tax, Corporate Governance, dan Sustainability) “Pengakuan dapat diberikan melalui keputusan, tetapi kepercayaan hanya lahir dari konsistensiyang diwariskan lintas generasi.” Ada banyak komunitas yang mampu membangun sesuatu. Namun, hanya sedikit yang mampu mempertahankannya ketika generasi berganti, kekuasaan berubah, dan zaman terus bergerak. Barangkali, ukuran … Read more

Menakar Titik Temu Pengelolaan Hutan, Tambang, dan Kesehatan di Bumi Nyiur Melambai

Asep Rahman, SKM., M.Kes. (Dosen Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Sam Ratulangi) Hutan bukan sekadar hamparan pohon yang terhampar luas dari puncak gunung hingga batas pesisir. Bagi seorang saya, seorang akademisi di Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Sam Ratulangi sekaligus praktisi sosial di Yayasan Bina Lentera Insan, saya sangat percaya hutan sebagai sebuah sistem penopang kehidupan yang … Read more

Pasang ri Kajang sebagai Tafsir Lokal atas Konsep Khalifah fil Ardh

Desty Putri Hanifah, M. Pd. (Universitas Sains Al-Quran) Data Kementerian Kehutanan mencatat deforestasi netto Indonesia pada 2024 mencapai 175,4 ribu hektare, hasil dari deforestasi bruto 216,2 ribu hektare dikurangi reforestasi seluas 40,8 ribu hectare (Kementerian Kehutanan RI, 2025). Angka itu bahkan dianggap terlalu optimistis oleh lembaga pemantau independen Auriga Nusantara, yang mencatat kehilangan hutan sebesar … Read more

Harmoni Kosmis Ammatoa Kajang: Episentrum Ekowisata Regeneratif dan Konservasi Berbasis Adat

Madyaningrum – Mahasiswa Kajian Pariwisata UGM Sebagai penggiat konservasi dan praktisi pariwisata yang fokus pada kelestarian ekosistem demi tercapainya sustainable tourism, melihat praktik hidup suku Ammatoa Kajang di Bulukumba, Sulawesi Selatan, memberi pencerahan yang mendasar. Pengakuan Washington Post sebagai salah satu penjaga hutan tropis terbaik di dunia bukan isapan jempol belaka. Suku Kajang tetap teguh … Read more

Menyelimut Bumi, Memitigasi Krisis: Refleksi Kepariwisataan dari Jantung Adat Kajang

Fadjar Hutomo – Kementerian Pariwisata Saat ini, Pemerintah Indonesia tengah meneguhkan komitmen besar untuk mereformasi wajah kepariwisataan nasional. Arah kebijakan kini bergeser secara fundamental: dari pariwisata yang sekadar mengejar angka kunjungan (mass tourism) menuju model pariwisata yang jauh lebih berkualitas dan berkelanjutan, yang berpijak kokoh pada prinsip Pembangunan Pariwisata Berkelanjutan (Sustainable Tourism Development). Langkah strategis … Read more

Refleksi Akademis atas Hutan Adat Ammatoa Kajang: Mengintegrasikan Sains Agriculture dan Spiritualitas Ekologi (Eco-spirituality)

Ir. Dimas B. Zahrosa, SP. MP. (Dosen Fakultas Pertanian Universitas Jember) Sebagai seorang dosen di Fakultas Pertanian, saya sering kali mendapati bahwa kurikulum akademik kita terlalu berfokus pada pendekatan agroindustri modern seperti hilirisasi produk, intensifikasi lahan, dan penggunaan input kimia yang terkadang mengorbankan kelestarian ekosistem jangka panjang. Materi mengenai Praktek Pengelolaan Hutan Adat Ammatoa Kajang … Read more

Pasang Ri Kajang dari Masyarakat Adat Ammatoa Kajang (Bulukumba, Sulawesi Selatan): Refleksi atas Kepemimpinan Lingkungan di Tengah Krisis Peradaban Modern

Adiyono M.,ST., M.M, M.H. (PT. SHA SOLO Kalsel-Teng /Praktisi Human Capital, Legal, Tax, Corporate Governance, dan Sustainability) Belajar dari sistem pengetahuan masyarakat adat tentang relasi manusia, alam, dan kepemimpinan keberlanjutan “Peradaban tidak runtuh ketika manusia kehilangan sumber daya alam. Peradaban mulai runtuh ketika manusia kehilangan kebijaksanaan untuk membatasi dirinya dalam memanfaatkan alam.” Mengapa Pasang Ri … Read more

MENCERMATI DINAMIKA PENGELOLAAN HUTAN ADAT AMMATOA KAJANG DI TENGAH PERKEMBANGAN MODERNISASI

Djoko Soejono, SP, MP. (Dosen Program Studi Agribisnis Universitas Jember) Bagi Indoensia, keberadaan hutan adat bermakna lebih luas artinya tidak hanya sekedar sebuah kawasan hutan. Masyarakat lokal yang terikat kuat dengan hukum adat selain berfungsi secara ekologis, sosial ekonomi, budaya, juga dari aspek spiritual. Bagi masyarakat lokal, hutan sebagai sumber kehidupan, terutama kebutuhan akan sumber … Read more