Sasmita Sari SP.MP. (Universitas Abdurachman Saleh Situbondo)
Di tengah berbagai masalah seperti lingkungan yang rusak, perubahan iklim, pemanfaatan berlebihan sumber daya alam, serta melemahnya nilai-nilai sosial karena kemajuan teknologi, masyarakat modern sering mencari jawaban dengan menggunakan inovasi ilmiah dan kebijakan resmi. Namun, Indonesia sebenarnya memiliki sumber belajar yang sangat penting, yaitu kearifan lokal dari masyarakat adat. Contoh yang paling relevan adalah Pikukuh Baduy, sebuah sistem nilai yang diberikan oleh masyarakat Baduy sebagai pedoman hidup untuk mempertahankan keseimbangan antara manusia, alam, dan Tuhan Pencipta.
Berdasarkan gambar tersebut, Pikukuh Baduy bukan hanya aturan adat saja, tapi juga sebuah cara berpikir dan hidup yang mengajarkan manusia untuk hidup dengan sederhana, jujur, bertanggung jawab, serta menghormati batas-batas alam. Nilai-nilai itu menunjukkan bahwa menjaga lingkungan tidak hanya memerlukan teknologi yang canggih, tetapi juga sikap dan cara manusia dalam mengelola alam.
Salah satu pesan penting yang disampaikan oleh Pikukuh Baduy adalah pentingnya menjaga keseimbangan tanpa terjadi keserakahan. Prinsip ini memberikan kritik yang sangat tepat terhadap cara pembangunan saat ini yang umumnya fokus pada pertumbuhan ekonomi tanpa memperhatikan kemampuan lingkungan untuk mendukungnya. Eksploitasi hutan, pencemaran sungai, dan perubahan penggunaan lahan yang tidak terkendali menunjukkan bahwa manusia semakin menjauh dari prinsip keseimbangan yang selama ini dipertahankan oleh masyarakat adat.
Menariknya, nilai-nilai Pikukuh Baduy tidak hanya tentang melestarikan alam, tetapi juga membentuk integritas sosial yang kuat. Pelajaran seperti menjaga jujur, berbicara dengan bijak, menghormati hak orang lain, serta tidak mengambil sesuatu tanpa izin merupakan dasar yang penting dalam menciptakan masyarakat yang sopan dan beradab. Di masa kini yang penuh dengan berita palsu, perkataan yang membenci, dan kebiasaan mengambil tanpa memikirkan akibatnya, nilai-nilai itu justru lebih penting lagi sebagai pedoman dalam berperilaku.
Dari sudut pandang kepemimpinan lingkungan, masyarakat Baduy menunjukkan bahwa seorang pemimpin tidak hanya orang yang bisa membuat keputusan, tetapi juga harus menjadi contoh dalam mempertahankan hubungan yang seimbang antara manusia dan alam. Kepemimpinan seperti ini muncul karena contoh yang baik, bukan karena memiliki kekuasaan. Alam harus dijaga sebagai warisan bagi orang-orang yang akan datang, bukan dianggap sebagai sesuatu yang bisa digunakan secara terus-menerus tanpa batasan.
Sebagai seorang akademisi, saya berpendapat bahwa Pikukuh Baduy memiliki nilai penting dalam perkembangan pendidikan tinggi, terutama di bidang lingkungan hidup, pertanian, kehutanan, dan pembangunan yang berkelanjutan. Universitas tidak hanya menciptakan inovasi teknologi, tetapi juga harus menggabungkan kearifan lokal sebagai sumber pengetahuan yang memiliki manfaat bagi lingkungan, masyarakat, dan nilai-nilai moral. Pendekatan ilmiah dan pengetahuan adat sebaiknya saling melengkapi agar bisa membuat solusi pembangunan yang bisa terus berkelanjutan.
Di sisi lain, tantangan zaman modern seperti perubahan iklim, kecerdasan buatan, konsumerisme, dan kerusakan lingkungan tidak bisa diatasi hanya dengan pendekatan teknis saja. Krisis tersebut pada dasarnya merupakan krisis nilai. Oleh karena itu, pembelajaran dari masyarakat Baduy mengingatkan bahwa kemajuan yang benar-benar baik tidak hanya dinilai dari tingkat teknologi yang digunakan, tetapi juga dari kemampuan manusia dalam menjaga keseimbangan dalam hidupnya.
Akhirnya, Pikukuh Baduy mengatakan bahwa keberlanjutan dimulai dari kesadaran moral. Ketika manusia bisa mengendalikan hasrat berlebihan, memperlakukan alam dengan hormat, berlaku jujur, dan menjaga kedamaian bersama, maka pembangunan tidak lagi merugikan lingkungan, tetapi menjadi cara untuk meningkatkan kualitas hidup yang bertanggung jawab. Nilai-nilai itu adalah bagian dari budaya yang seharusnya dijadikan contoh dalam membangun Indonesia yang lebih hijau, adil, dan bisa berkelanjutan di masa depan.