Menata Ulang Indonesia: Ketika Hutan Berbicara Tentang Masa Depan Kita

Oleh : Ir. Lulu Nurdini, S.T., M.T. (Universitas Jenderal Achmad Yani) Indonesia sedang berdiri di persimpangan. Di satu sisi, ada ambisi pertumbuhan ekonomi yang terus mendorong penebangan hutan, tambang, dan kebun sawit. Di sisi lain, ekosistem kita semakin rusak — dan kerusakan itu bukan hanya soal pohon yang hilang, tapi soal masa depan anak cucu … Read more

Menjalin Kembali Akar Demokrasi: Refleksi Atas Krisis Lingkungan dan Masa Depan Ekologi Indonesia

Oleh : Khairunnisa Hasibuan (Universitas Malikussaleh) Berdiri di Persimpangan Eksistensial Indonesia saat ini tidak hanya sekadar menghadapi tantangan administratif, melainkan juga berada di persimpangan jalan eksistensial. Kita terjepit di antara ambisi pertumbuhan ekonomi yang bersifat ekstraktif dan tuntutan mendesak untuk menjaga napas ekologis demi keberlangsungan hidup. Menata ulang Indonesia bukan lagi pilihan kebijakan, melainkan menjadikan … Read more

Jejak Purba ke Nalar Modern: Membaca Bumi, Manusia, dan Peradaban Melalui Ilmu Filsafat dan Buku

Oleh : Desi Arisanti, S.H., M.H. Pertemuan pertama Asosiasi Peneliti Studi Kalimantan menjadi titik balik cara saya membaca Kalimantan. Tema “Dari Jejak Purba ke Nalar Modern” bukan sekadar judul seminar, melainkan undangan untuk kembali berdialog dengan bumi. Diskusi yang terbangun menyadarkan bahwa data dan angka tidak cukup memahami Kalimantan. Diperlukan nalar filsafat dan kearifan literasi … Read more

Kebijakan Deliberatif Dalam Bingkai Demokrasi Elektoral

( Kasus  Pelestarian Lingkungan, Pengelolaan SDA dan Perlindungan Masyarakat Adat ) Oleh : Muchamad  Yuliyanto, S.Sos, M.Si. (FISIP Universitas Diponegoro Semarang)   Pembahasan tentang upaya merawat dan mempertahankan lingkungan, SDA maupun masyarakat adat yang terkait keberadaan hutan dan segala kekayaan alam di dalamnya, menghadapi tantangan berat sejak kita memasuki model demokrasi elektoral untuk memilih dan … Read more

Transformasi Manajemen Persampahan Ramah Lingkungan Pilar  Pengelolaan Sampah Perkotaan Berkelanjutan

Oleh : Benny Tunggul HS. ST. C. EML (Sekolah Tinggi Teknologi Bina Tunggal) Sampah Perkotaan di Indonesia mencapai  56,63 juta ton/tahun (2023), dengan 60,99% masih dikelola melalui sistem Open Dumping, menciptakan krisis Sosial  di TPA dan Lingkungan. Sangat bertolak  belakang dengan UU Nomor 18 Tahun 2008 tentang Pengelolaan Sampah. UU ini mengatur Pengelolaan sampah secara … Read more

Snorkeling Aman, Nyaman Dan Menyenangkan

Oleh : Madyaningrum (Mahasiswa Kajian Pariwisata UGM) Wisata bahari Indonesia terus memikat dunia, namun rentetan kecelakaan fatal sepanjang tahun 2024 hingga 2025 di destinasi wisata snorkeling seperti Gili Air, Nusa Penida, Labuan Bajo menjadi pengingat bahwa aspek keselamatan masih sering terabaikan. Snorkeling harusnya menjadi aktivitas yang menyenangkan, bukan berakhir tragis. Dalam mewujudkan wisata yang benar-benar … Read more

BOP – Menuju Kekuasaan Baru?

Oleh : Dr. Tomy Michael, S.H., M.H. (Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya) Kingkong badannya besar tapi aneh kakinya pendek merupakan lirik lagu pujian yang membuat makna lagu hanya bisa dipahami setelah seseorang menjadi dewasa. Artinya orang tersebut mencapai kebebasannya dan tetap menyanyikannya dengan tenang. Sama halnya ketika Indonesia menjadi bagian dari Board of Peace (BoP) … Read more

Perempuan di Pusaran Pangan: Meneguhkan Resiliensi, Menegosiasi Ulang Relasi Kuasa

Elis Nurhayati, S.Ag., M.Hum., M.P.P. Pendiri Daya Data Komunitas & Peneliti Riset Estungkara Kemitraan Di Indonesia, tak ada yang lebih politis daripada urusan perut. Presiden datang dan pergi, tetapi pangan tetap menjadi agenda besar negeri ini. Soekarno pernah mengingatkan dengan lantang: “Stomach cannot wait!”. Kalimat yang sederhana namun mengandung pesan kuat: lapar dapat mengguncang negara, … Read more

Food Estate Dadahup Perspektif Women, Gender Relations, and the Food Regime Catatan Kritis dari Praktisi Pangan Indonesia

Oleh: Muhammad Adri Waskito Praktisi Food Supply Chain Indonesia dan UK, Studi Kasus: Food Estate Dadahup & Perkembangannya di Era Pemerintahan Prabowo Subianto Pendahuluan Sebagai seseorang yang pernah bekerja dalam ekosistem BUMN Holding Pangan di Indonesia dan kemudian berkecimpung dalam Food Supply Chain di London, saya melihat langsung bagaimana pembangunan pangan modern sering mengadopsi logika … Read more

Ekofeminisme dan Pembangunan

Oleh: AMINUDDIN, S.Pd., M.M., Ph.D. Universitas Pejuang Republik Indonesia Makassar Short course Certified of Enviromental Management Leadership (C.EML) batch 5 yang dilaksanakan oleh Assosiasi Peneliti Studi Kalimantan, dimulai pada hari Sabtu tanggal 1 November 2025 memberi pengalaman berarti buat saya yang baru pertama kali mengenali apa itu ekofeminisme. Pemateri pertama Ibu Irene Natalia Lambung dari Universitas Palangkaraya … Read more